Tampilkan postingan dengan label BK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BK. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juni 2014

KEPRIBADIAN KONSELOR



LATIHAN MENGENDALIKAN KECEMASAN, ASPEK INTELEKTUAL, POLA KOMUNIKASI KONSELOR

A.    Mengendalikan Kecemasan
Cara mengatasi kecemasan yaitu :
1.         Konselor konsentrasi, merenungkan, dan  memahami kecemasannya secara realistis.
2.         Konselor harus mampu memilah sebab kecemasan.
3.         Ditentukan penyebab yang tertinggi hingga yang teringan.
4.         Membuat alternatif pemecahan masalah.
Berikut ini beberapa terapi perilaku yang digunakan dalam bidang psikologi dalam membantu mangatasi gangguan kecemasan :

Kamis, 12 Juni 2014

Peta Kerawanan Kelas

Peta kerawanan kelas merupakan salah satu perangkat administrasi dalam layanan BK. Peta kerawanan kelas dapat digunakan sebagai data untuk mengetahui permasalahan siswa. Dalam penggunaannya seorang guru BK dapat merubah item masalah sesuai dengan kondisi. Berikut ini adalah salah satu contoh peta kerawanan kelas, semoga bermanfaat :

Senin, 09 Juni 2014

Contoh DCM


DAFTAR CEK MASALAH (DCM)


PETUNJUK:
1.       Mohon lembaran ini tidak dicorat-coret
2.       Dibawah ini ada bermacam–macam masalah, Bila masalah-masalah tersebut pernah atau sedang anda hadapi, tulislah   nomer item / pernyatannya pada lembar jawaban.
3.       Kerjakanlah dengan sejujur-jujurnya, anda tidak perlu merasa khawatir. Jawaban anda akan membantu kami dalam memecahkan masalah yang anda hadapi.
4.       Jawaban yang anda berikan sama sekali tidak ada hubungannya dengan nilai mata pelajaran di sekolah.
5.       Jawaban yang anda berikan akan dijamin kerahasiaannya.

Senin, 12 Mei 2014

Konsep Diri




   1.      Pengertian Konsep Diri
William H. Fitts (1971) mengungkapkan bahwa konsep diri merupakan aspek penting dalam diri seseorang.  Karena konsep diri seseorang merupakan kerangka acuan (frame of reference) dalam berinteraksi dengan lingkungan. Fitts juga mengemukakan bahwa konsep diri berpengaruh kuat terhadap tingkah laku seseorang. Dengan mengetahui konsep diri orang lain, seseorang dapat meramalkan dan tingkah laku seseorang.
Menurut Inge Hutagalung (Pengembangan Kepribadian,2007), konsep diri adalah pandangan individu tentang siapakah individu, dalam posisi mana individu berada, dan hal apakah yang boleh dan tidak boleh individu lakukan.
Menurut JamesF. Calhoun dan Joan Ross Acocella (1995), konsep diri adalah pandangan individu tentang dirinya yang memiliki tiga dimensi, yaitu pengetahuan tentang diri sendiri, pengharapan terhadap diri sendiri, dan penilaian tentang diri sendiri.
Menurut Hurlock (1990) mengemukakan bahwa konsep diri terbagi menjadi dua, yaitu : (a) konsep diri sebenarnya, merupakan konsep seseorang tentang dirinya yang sebagian besar ditentukan oleh peran dan hubungannya dengan orang lain serta persepsinya tentang penilaian orang lain terhadap dirinya. (b) konsep diri ideal, merupakan gambaran seseorang mengenai ketrampilan dan kepribadian yang didambakannya.
Menuurut Baldwin dan Holmes (1987), konsep diri adalah ciptaan sosial, hasil belajar melalui hubungan individu dengan orang lain.
Dari beberapa pendapat ahli tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa konsep diri adalah pandangan atau persepsi individu serta harapan masa  depan individu tentang dirinya sendiri yang timbul dari hasil interaksi dengan lingkungan sekitar, persepsi dan pengharapan tersebut akhirnya yang akan mempengaruhi tingkahlaku individu.

Minggu, 11 Mei 2014

Trauma pasca Bencana

Setiap orang pasti pernah mengalami kejadian yang hebat, mengejutkan, atau bahkan mengerikan. Kejadian-kejadian tersebut seringkali akan mengganggu kondisi kejiwaan. Salah satu peristiwa mengerikan yang mungkin dialami oleh seseorang adalah bencana alam. Dampak dari bencana  selain merusak bangunan fisik juga dapat menimbulkan dampak psikologis. Bencana alam yang terjadi seringkali dapat menyebabkan trauma bagi para korban.
A traumatic event is an event beyond the boundaries of ordinary human experience, overwhelming normal adaptive responses, so that people lose their sense of control and connection. This event differs from normal stress in its intensity and type; everyone reacts to a traumatic event (Paula, Gordon 2003:9),.

Munculnya trauma pada masyarakat akibat dari bencana merupakan reaksi yang wajar akibat stress. Ketakutan saat mengalami langsung bencana ditambah lagi kesedihan karena kehilangan rumah, keluarga dan lainnya menjadi salah satu sebab para korban bencana mengalai trauma. Selain itu perubahan kehidupan setelah bencana dengan lingkungan sekitar selama di pengungsian, penyesuaian di lingkungan baru dapat menambah tingkat stress yang semakin menambah trauma bagi para korban bencana, dan dalam proses pemulihan hal tersebut membutuhkan waktu.

Selasa, 29 April 2014

KEPRIBADIAN DAN TES KEPRIBADIAN



TES KEPRIBADIAN DAN TES KEPRIBADIAN


A.    Pengertian Kepribadian.
Menurut beberapa ahli, psikologi adalah sebagai berikut :
1.      Menurut Koetjaraningrat Pengertian Kepribadian adalah beberapa ciri watak yang diperlihatkan seseorang secara lahir, konsisten, dan konsekuen dalam bertingkah laku, sehigga individu memiliki identitas khusu yang berbeda dengan orang lain.
2.      Menurut Cuber kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang tamapak dan dapat dilihat oleh seseorang.
3.      Menurut M.A.W.Browen kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan, dorongan, keinginan, opini, dan sikap-sikap seseorang.
4.      Menurut Theodore R. New Combe kepribadian adalah organisasi sikap-sikap/ prespositons) yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku.
5.      Menurut Yinger kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seseorang individu dengan sistem kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian situasi.