Minggu, 11 Mei 2014

Trauma pasca Bencana

Setiap orang pasti pernah mengalami kejadian yang hebat, mengejutkan, atau bahkan mengerikan. Kejadian-kejadian tersebut seringkali akan mengganggu kondisi kejiwaan. Salah satu peristiwa mengerikan yang mungkin dialami oleh seseorang adalah bencana alam. Dampak dari bencana  selain merusak bangunan fisik juga dapat menimbulkan dampak psikologis. Bencana alam yang terjadi seringkali dapat menyebabkan trauma bagi para korban.
A traumatic event is an event beyond the boundaries of ordinary human experience, overwhelming normal adaptive responses, so that people lose their sense of control and connection. This event differs from normal stress in its intensity and type; everyone reacts to a traumatic event (Paula, Gordon 2003:9),.

Munculnya trauma pada masyarakat akibat dari bencana merupakan reaksi yang wajar akibat stress. Ketakutan saat mengalami langsung bencana ditambah lagi kesedihan karena kehilangan rumah, keluarga dan lainnya menjadi salah satu sebab para korban bencana mengalai trauma. Selain itu perubahan kehidupan setelah bencana dengan lingkungan sekitar selama di pengungsian, penyesuaian di lingkungan baru dapat menambah tingkat stress yang semakin menambah trauma bagi para korban bencana, dan dalam proses pemulihan hal tersebut membutuhkan waktu.

Jumat, 09 Mei 2014

EKOSISTEM



Ekologi merupakan ilmu ntuk mengetahui hubungan antara organisme dengan lingkungannya. Dalam ekologi terdapat 4 bagaian utama yang dipelajari, yaitu:
1.      Individu, adalah satuan makhluk hidup yang dapat menjalankan fungsi hidup secara lengkap dan integral.
2.      Populasi, adalah kumpulan individu sejenis yang menempati tempat tertentu.
3.      KomunitasKomunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktudan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.
4.      Ekosistem terdiri dari komunitas dan lingkungan fisiknya.

Ekosistem.

Makhluk Hidup dan Persebarannya




            Bumi merupakan planet yang di dalamnya hidup makhluk hidup yang tak terhitung jumlahnya. Dari yang besar sampai dengan yang terkecil dan yang tak nampak oleh kasat mata. Mulai dari yang hidup di perairan, daratan, pepohonan dan masih banyak lagi.  Bila diamati terdapat makhluk hidup yang memiliki struktur tubuh yang sama/mirip, da nada pula yang memiliki struktur tubuh yang berbeda. Dari keanekaragaman tersebut maka dapat disimpulkan bahwa makhluk hidup yang hidup di permukaan bumu terdapat keanekaragaman dalam keseragaman, dan dalam keseragaman terdapat keanekaragaman.
            Perlu dipahami